Dengan atau Tanpa Rooney, Inggris Tetap Dihantui Masalah



Rooney mengawali laga Kualifikasi Piala Dunia 2018 di kandang Slovenia, Selasa (11/10/2016), sebagai pemain cadangan.

Manajer sementara Inggris, Gareth Southgate, memilih memasang Eric Dier sebagai satu dari tiga gelandang tengah pada pola starter 4-3-3.

Rooney baru masuk pada menit ke-73. Waktu sisa 17 menit tak cukup bagi Rooney unjuk gigi, walau intensitas serangan Three Lions sedikit meningkat.

Pemain Manchester United itu melepas satu tembakan dan sekali mencipatakan peluang. Dari 10 operan yang dia lepaskan, empat di antaranya gagal menemui tujuan.

Berapa menit pun Rooney bermain, media Inggris sepertinya bakal selalu punya celah buat mengadili penampilannya.

"Rooney tak mampu menginspirasi tim dari bangku pemain cadangan," tulis Daily Mail.

Sky Sports lebih ramah dengan memberinya nilai 6 disertai deskripsi "dia melakukan apa yang harus dilakukan".

Statistik menunjukkan bahwa media tidak sepantasnya selalu menyalahkan Rooney. Faktanya, ketiadaan sang kapten tetap membuat Inggris tumpul. Mekanisme permainan mereka belum memenuhi ekspektasi.

Duet winger ofensif, Theo Walcott dan Jesse Lingard, gagal memesona. Pun kombinasi Dele Alli dan Dier yang bertugas di lini kedua.

Three Lions tetap tidak efektif dalam mengubah peluang menjadi gol. Tanpa menghitung satu tembakan dari Rooney, ada 12 percobaan lain yang gagal menghasilkan gol ke gawang Slovenia. 

Kebiasaan penghamburan peluang menjadi penyakit akut karena Inggris cuma mampu mencetak 3 gol dari 54 tembakan total dalam trilaga kualifikasi sejauh ini!

Artinya, mereka harus melepas rata-rata 18 percobaan hanya untuk mendapatkan setiap gol. 

Karena hal tersebut, sosok Rooney tetap dianggap penting bagi tim dalam status apa pun.

Awak Three Lions berharap Southgate dapat menemukan formula tepat guna mengakomodasi materi mereka setelah mengevaluasi tiga partai terakhir, dengan atau tanpa Rooney.

"Semua orang tahu Wayne adalah pemimpin kami. Apa pun yang dia lakukan, Wayne membimbing kami. Ada banyak pemain di skuat yang layak tampil dan semua tergantung kepada manajer akan memilih siapa. Kami mendukungnya," kata kiper Joe Hart kepada Sky Sports.