Ketua BK DPD Kritik Ketidakhadiran Ketua MA Selasa Malam



Ketua Badan Kehormatan (BK) DPD RI AM. Fatwa mengkritik ketidakhadiran Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali untuk melantik Mohammad Saleh sebagai Ketua DPD pengganti Irman Gusman, Selasa (11/10/2016) malam.

Menurut Fatwa, semestinya begitu Ketua MA menerima undangan pelantikan Ketua DPD dari DPD, ia harus segera hadir untuk melantik.

(baca: Ketua MA Tak Hadir, Pelantikan Ketua DPD Baru Batal)

Sebab, kata Fatwa, bila Ketua MA tak hadir, bisa diartikan dia ikut campur dalam proses internal pemilihan Ketua DPD.

"Kan sudah jelas kalau Ketua MA diundang untuk melantik Ketua DPD terpilih, mestinya dia langsung hadir tanpa memedulikan siapa nama Ketua DPD yang baru karena urusan nama yang terpilih itu urusan internal kami," kata Fatwa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/10/2016).

Mantan Ketua DPR itu menambahkan, jika Ketua MA sudah dinilai mencampuri urusan internal DPD, maka bisa membuat internal DPD terpecah.

(baca: Sempat Ditunda, Mohammad Saleh Akhirnya Dilantik sebagai Ketua DPD)

"Lain kali penundaan pelantikan seperti semalam tidak boleh terjadi lagi, sekarang DPD hendak bangkit dari kejadian yang mencoreng lembaga dengan penangkapan Irman kemarin, DPD harus bangkit, badai telah berlalu," kata Fatwa.

Sementara itu, Hatta beralasan, surat undangan pelantikan Ketua DPD yang diterimanya belum dilengkapi dengan nama ketua terpilih.

"Kemarin kan surat undangannya yang ada nama ketua terpilih belum datang. Lantas siapa yang terpilih? Masa saya datang nggak tahu siapa yang dilantik," kata Hatta.

(baca: Ini Alasan Ketua MA Tak Lantik Ketua DPD pada Selasa Malam)

Karena itu, Hatta baru datang untuk melantik setelah menerima undangan dari Sekretariat Jenderal DPD yang mencantumkan nama Ketua DPD terpilih pengganti Irman Gusman.

"Saya sudah terima surat undangan agar datang melantik pukul 17.00 WIB kemarin, tapi ternyata belum selesai. Datang lagi undangan agar datang jam 19.00 WIB, tapi ternyata belum selesai. Makanya yang pasti selesai kan hari ini dan pelantikan bisa terlaksana hari ini," tutur Hatta.

Sebelumnya, sekitar pukul 20.00 WIB, Saleh terpilih sebagai Ketua DPD. Dalam pemungutan suara, senator asal Bengkulu itu unggul atas dua wakil Ketua DPD, Farouk Muhammad dan GKR Hemas.

Sedianya, Saleh langsung dilantik setelah terpilih. Namun, pelantikan batal terlaksana karena ketidakhadiran Hatta.


(baca: Jelang Pemilihan Ketua Baru DPD, Irman Gusman Gugat Pemberhentiannya ke PN Jaksel)

Padahal Wakil Ketua DPD Farouk Muhammad mengatakan toga yang akan digunakan Ketua MA sudah disiapkan dan staf MA pun sudah sempat hadir di Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen.