Pasien Beda Wilayah Pun Wajib Dilayani di Puskesmas Kebon Jeruk



Puskesmas Kebon Jeruk dikenal dengan fasilitas dan pelayanannya yang baik. Kepala Legal dan Humas Puskesmas Kebon Jeruk Marzunanta mengatakan, semua pasien yang datang dengan membawa kartu BPJS Kesehatan akan dilayani secara gratis.

"Gratis karena sudah ada BPJS. Tapi BPJS juga kan sudah ditentukan wilayahnya, ada yang faskes Kebon Jeruk atau Palmerah," ujar Marzunanta kepada Kompas.com di Puskesmas Kebon Jeruk, Jalan Raya Kebon Jeruk, Rabu (12/10/2016).

Dengan adanya ketentuan itu, warga yang bisa berobat gratis di Puskesmas Kebon Jeruk adalah warga dengan faskes BPJS Kesehatan Kebon Jeruk. Namun, itu bukan berarti pasien dengan faskes BPJS di luar Kebon Jeruk akan langsung ditolak begitu saja ketika berobat di sini.

"Kita sifatnya edukasi di pengobatan pertama. Ketika pasien BPJS daerah lain berobat di sini untuk pertama kalinya, akan kita tanya apakah ingin seterusnya berobat di sini atau bagaimana," ujar dia.

Dia mengatakan, pasien akan diberi edukasi bahwa pengobatan dilakukan sesuai wilayah kecamatan pasien. Hal ini supaya pasien bisa melanjutkan pengobatan di puskesmas wilayahnya pada pengobatan ke dua.
"Tapi di sini tidak ditolak. Tetap dilayani dengan gratis untuk pertama kali dan kita edukasi. Di sini tidak boleh ada cerita pasien ditolak," ujar Marzunanta.

Jika pasien ingin berobat di Puskesmas Kebon Jeruk terus menerus, Marzunanta mengatakan pegawainya akan memandu pasien untuk mengurus perpindahan faskes.

Modal sabar

Meski tidak boleh menolak pasien, Marzunanta tidak memungkiri ada pasien-pasien yang nyaris menguras kesabaran para pegawainya. Terkait itu, kata dia, pihak manajemen sudah melatih pegawai untuk menghadapi pasien yang marah.

"Kalau ada pasien berkeluh kesah dan setelah dijelaskan enggak paham juga, biasanya petugas kami yang lebih senior turun yangan menjelaskan," ujar dia.

Ketika tidak bisa juga, pasien akan diantarkan ke lantai 4 untuk bertemu langsung dengan Marzunanta atau kepala puskesmas. Di sana pasien akan diberi penjelasan dan ditenangkan. Segala keluhan mereka terkait pelayanan puskesmas didengar langsung oleh kepala.

"Kalau sudah begitu, biasanya waktu masuk ruangan marah-marah, pas keluar bilang terima kasih dan minta maaf," ujar dia.