Wanita Penjual Baju Bekas Jadi Viral, Bercerai Saat Mengandung Anak ke 3 Hingga Diusir Orang Tua



Kisah ibu bersama tiga anaknya yang menjual baju bekas miliknya ini sungguh mengharukan.

Perceraian membuat wanita ini harus mencari cara untuk menghidupi ketiga orang anaknya yang masih sangat kecil.

Kehidupan rumah tangga yang dijalani oleh wanita ini, hancur karena tindakan suaminya sendiri.

Kisah ini ditulis oleh seorang akun Facebook seperti dikutip dari laman Eberita.org.

Wanita bernama Hermina.

Dia masih berusia 26 tahun dan memiliki tiga orang anak.

Wanita ini menikah pada usia 19 tahun.

Dia bercerai saat sedang mengandung anak ketiga.

Selama berkeluarga, Hermina selalu mendapat perlakuan kasar dari sang suami.

Suaminya sering memukul dirinya tanpa alasan yang jelas.

Kesal dengan perlakuan itu, Hermina pun memutuskan untuk berpisah.

Ia bercerita selepas bercerai dia membawa ketiga anaknya pulang ke kampung halaman.

Disana ia berharapa kedua orang tuanya bisa mengurus dia dan tiga anaknya.
Tapi sayang, kondisi ekonomi kedua orang tuanya pun sangat buruk.

Sehingga kehadiran dia dianggap malah menambah kesusahan bagi orang tuanya.

Sampai akhirnya, Hermina kembali pergi dari rumah kedua orang tuanya.
Keputusannya ini malah tanpa ada rencana pasti.

Dia belum tahu mau tinggal dimana.

Hermina pun tak punya pekerjaan untuk mendapat uang.

Akhirnya dia pun memutuskan untuk menjual semua baju miliknya.

Itu dilakukan karena kondisi lapar yang dirasakan oleh dirinya dan ketiga anaknya yang masih sangat kecil.

Postingan di grup Facebook Serantau Nusantara ini, mendapat banyak respon dari netizen dan menjadi viral.

Pasalnya, dalam foto itu tampak Hermina duduk sambil menggendong bayi dengan kedua anaknya yang duduk membungkuk sambil memegang pertunya.

Tak ada satu orang pun yang membeli dagangannya itu.

Alhasil, banyak netizen yang mengucapkan kesedihannya saat melihat foto-foto tersebut.

Kisah Kakek Penjual Kaca Ini Bikin Terenyuh, Bikin Sendiri Dagangannya
Usia senja seharusnya dihabiskan untuk beribadah dan menikmati hidup.

Sebab, selain tenaga yang sudah berkurang faktor keselamatan pada orang yang sudah tua bisa lebih besar.

Memang, siapapun pasti menginginkan untuk istirahat di rumah, berkumpul dengan keluarga dan menikmati sisa hidup.

Namun, sebagian orang masih harus harus mencari uang untuk sekedar makan anak istrinya meski usianya sudah senja.

Hal itu dialami oleh seorang kakek tua di Pasar Lingkar Timur, Bengkulu.

Kakek renta yang tidak diketahui namanya itu dengan setia menjajakan dagangannya di pasar tersebut.

Ia menjual cermin dengan berbagai ukuran, kemudian ia jajakan di pinggir jalan dekat tempat parkir kendaraan.

Tak ada meja untuk dijadikan tatakan layaknya orang berjualan pada umumnya.



Kakek ini hanya mengandalkan alas plastik berwarna putih untuk menjajakan barang dagangannya di atas aspal.

Potret sang kakek itu dibagikan oleh Fanpage Selamat Pagi Indonesia, Sabtu (27/8/2016).

Tampak dalam beberapa foto yang dibagikan, kakek itu mengenakan kaus putih lusuh, celana hitam pendek dan topi berwarna cokelat muda.

Ia terlihat tidak mengenakan alas kaki, di sisi kirinya terdapat tas rajut yang ia letakan persis di samping ban motor yang sedang terparkir.

Disebutkan bahwa kakek itu duduk di aspal panas tersebut dengan alas sandal jepit yang dipakainya.

Kulitnya yang sudah keriput tampak legam terbakar matahari dan terlihat kurus.

Berdasarkan keterangan foto, kaca yang ia jual itu merupakan buatannya sendiri yang kemudian ia jajakan di pasar.

Tidak diketahui siapa namanya, namun disebutkan bahwa kakek itu tinggal di sebuah kontrakan sederhana (rumah petak) bersama anaknya.

Kaca yang dijualnya terdiri dari beberapa ukuran, mulai dari kecil, sedang hingga besar.

Harganya pun beragam mulai dari Rp 5.000 - 15.000, sesuai ukuran.

Kegigihan kakek itu perlu diacungi jempol, sebab ia lebih memilih berjualan daripada mengemis.

Meski untungnya tidak seberapa, ia setiap hari tetap semangat demi mencukupi kebutuhan hidup ia dan anaknya.

"Tidak ada maksud apa2 dengan postingan ini,hanya ingin berbagi dan membantu siapa tau ada teman2 (khususnya yg domisili di bengkulu) yang ingin membantu beliau dengan cara membeli kacanya atau membantu secara langsung. Lokasi ;Pasar Lingkar Timur, Bengkulu," tulisnya di akhir kalimat.

Foto-foto tersebut seketika menjadi viral di Facebook, dan menjadi perbincangan netizen.

Hingga berita ini dibuat, postingan itu telah disukai lebih dari 2.000 kali dan dibagikan sebanyak 514 kali.

Netizen mengaku salut dengan perjuangan kakek itu, namun mereka juga sedih karena sudah setua itu ia masih saja harus berjuang untuk makan.

"Seorang bpk yg sdh renta seharusx dinikmati sisa umur beliau, tp masih semangat utk mendapat rezeki yg halal dg karyax yg sederhana....," kata Ida Nursanti.

"Inilah hidup penuh perjuangan....dan berjuang untuk hidup. Tk mandang usia, tua maupun muda, hnya demi sesuap nasi kakek ini drngan semangat brjuang untuk bisa hidup, semoga rejekinya lancar kek....," ujar Eko Efendy Ae Wezt.

"Sunguh semangt luar biasa ....lancarkan rezeki kakek ini ya Allah Aamiin," komen Fitri Iffa Najwa.

"Semoga kakek di beri kesehatan dan teruslah berkarya. Dan mensyukuri apa adanya. Semoga tuhan selalu memberikan rizki. Amin...," ujar Agus Ripyanto.

Sumber : http://bogor.tribunnews.com/2016/09/08/wanita-penjual-baju-bekas-jadi-viral-bercerai-saat-mengandung-anak-ke-3-hingga-diusir-orang-tua