Polisi: Demo Mahasiswa Bukan di Rumah SBY



Polisi membantah informasi rumah mantan Presiden SBY di kawasan Mega Kuningan, Jakarta digeruduk ratusan orang, seperti cuitan Presiden RI ke-6 itu di Twitter.

Kasubag Humas Polres Jakarta Selatan Kompol Purwanta membenarkan adanya demonstrasi mahasiswa di kawasan Mega Kuningan, namun bukan di depan rumah SBY. "Kebetulan rumah Pak SBY kan di situ," ujar Purwanta saat dikonfirmasi.

Ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan Silaturahmi Mahasiswa Indonesia menduduki Jalan Mega Kuningan Jakarta Selatan, depan lapangan Kantor Kedutaan Besar Kuwait, sekitar pukul 14.30 WIB.

Mereka membentangkan beberapa spanduk bertuliskan "Terapkan Nilai-Nilai Pancasila kepada Pendidikan, Menolak dan Lawan Isu SARA upaya adu domba rakyat".

Para mahasiswa juga membagi-bagikan selebaran bertuliskan empat tuntutan diantaranya: Pertama, usut tuntas semua kasus korupsi tanpa pandang bulu. Kedua, menolak & lawan isu SARA dan seluruh upaya adu domba rakyat. Ketiga, menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam Kurikulum Pendidikan dan terakhir tolak dan lawan oganisasi radikal yang anti Pancasila.

Setelah beraksi di Mega Kuningan, mereka rencananya akan mendatangi Gedung DPR RI untuk menyampaikan aspirasinya.

Sebelumnya, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut rumahnya di di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan atau di belakang Kedutaan Besar Qatar, sore ini didatangi ratusan orang. 

SBY mempertanyakan kenapa polisi tidak memberi tahu dirinya soal ini. Dia mengatakan, undang-undang tidak memperbolehkan adanya unjuk rasa di rumah pribadi. [rn]